Tinjauan Hukum Tentang Tindakan Pidana Pencurian dalam Keadaan Memberatkan Berdasarkan Putusan Nomor 1261/Pid.B/2025/PN Lbp
DOI:
https://doi.org/10.55606/jass.v7i1.2189Keywords:
Aggravated Crimes, Court Decisions, Criminal Law, Increased Penalties, TheftAbstract
This study aims to analyze the legal review of the criminal act of aggravated theft based on decision number 1261/Pid.B/2025/PN Lbp. The method used is normative juridical law with a case approach. The results of the study indicate that the Panel of Judges at the Lubuk Pakam District Court stated that Wahyu Fahrezgi was legally and convincingly proven to have committed the crime of aggravated theft, as regulated in Article 363 paragraph (1) 3e and 5e of the Criminal Code. This crime was committed twice at night in the victim's workshop by damaging the door and taking many items which caused a loss of Rp. 25,000,000. In his considerations, the judge took into account the aggravating and mitigating elements, then sentenced him to two years in prison and decided to return the evidence to the victim. This study provides an overview of the application of criminal law related to aggravated theft and the judicial process that focuses on victim protection.
References
Amin, M. N. K. (2023). Perkawinan campuran dalam kajian perkembangan hukum: Antara perkawinan beda agama dan perkawinan beda kewarganegaraan di Indonesia. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 9(2), 217-230.
BPSDM Hukum. (2024). Tujuan pemidanaan dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Pojok Penyuluhan Hukum.
Budiarto, A. (2022). Pembuktian unsur tindak pidana pencurian dengan pemberatan dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Dinamika Hukum, 22(1), 45-60.
Indayani, J. (2025). Pemidanaan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan: Studi kasus di Pengadilan Negeri Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum, 12(1), 85-100. https://doi.org/10.29103/jimfh.v8i3.22736
Irmawanti, N. D. (2021). Urgensi tujuan dan pedoman pemidanaan dalam rangka pembaharuan hukum pidana di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(2), 210-225. https://doi.org/10.14710/jphi.v3i2.217-227
Jurnal Hukum Pidana dan Kriminologi, Vol. 9 No. 2, 2021. "Tujuan Pemidanaan dalam Sistem Hukum Indonesia".
Jurnal Ilmiah Hukum, Vol. 7 No. 1, 2022. "Analisis Kriminologis Terhadap Faktor Penyebab Pencurian dengan Pemberatan".
Lamintang, P.A.F. (2014). Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.Muladi & Barda Nawawi Arief. (2010). Teori-Teori dan Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni.
Moeljatno. (2008). Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta.
Moeljatno. (2008). Asas-asas hukum pidana. Rineka Cipta.
Muksin, M. R. S. (2023). Tujuan pemidanaan dalam pembaharuan hukum pidana: Perspektif teori dan praktik. SEV: Jurnal Ilmiah Hukum, 11(3), 300-315.
Priyati, S. (2018). Korelasi tingkat ekonomi pelaku dengan jenis tindak pidana di Surabaya. Jurnal Judiciary, 1(2), 50-65.
Sari Fransiska, V., & Wibowo, A. (2019). Analisis sentimen pelanggan toko online JD.ID menggunakan metode Naïve Bayes classifier berbasis konversi ikon emosi. SIMETRIS: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Teknik Industri, 10(2), 681-686.
Soembogo, D. W. (2023). Tindak pidana pencurian dengan pemberatan: Analisis yuridis terhadap putusan pengadilan. Refor: Jurnal Ilmu Hukum, 10(2), 45-59.
Soerjono Soekanto. (2019). Kriminologi: Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





