Pelaksanan Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD)Dalam Pengawasan Kinerja Pemerintah Desa Di Desa Silimabanua Kecamatan Tuhemberua Kabupaten Nias Utara

Abstract,Abstrak,1.LATAR BELAKANG,2. KAJIAN TEORITIS,3. METODE PENELITIAN,4. HASIL DAN PEMBAHASAN, 5. KESIMPULAN DAN SARAN,DAFTAR REFERENSI

Authors

  • Atia Gea Universitas Negeri Padang
  • Sinta Westika Putri Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.55606/jass.v7i2.2807

Keywords:

Village Consultative Body, supervision, village government performance, village governance, community participation

Abstract

This study aims to describe the implementation of the role of the Village Consultative Body (BPD) in supervising village government performance and to identify the supporting and inhibiting factors affecting the implementation of such supervision. This research employed a qualitative approach with a descriptive method. Research informants were selected using purposive sampling techniques involving village government officials, BPD members, and community leaders. Data were collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing using source and technique triangulation. The results indicate that BPD has carried out its supervisory role through monitoring activities, evaluation, discussion of village government administration reports, and the channeling of community aspirations. However, the implementation of this role has not been fully comprehensive due to limited BPD involvement in several stages, inconsistent coordination between BPD and the village government, the absence of a structured mechanism for channeling community aspirations, and challenges related to BPD members' understanding of regulations and village financial management. Supporting factors include a clear legal framework, the commitment of BPD members, and community support. Meanwhile, inhibiting factors include limited human resource capacity, inadequate transparency of village government information, lack of inter-institutional coordination, and low community participation in the supervision process.

Keywords: Village Consultative Body; supervision; village government performance; village governance; community participation.

References

Anthony, R. N., & Govindarajan, V. (2007). Management Control Systems. New York: McGraw-Hill.

Antlöv, H., Wetterberg, A., & Dharmawan, L. (2016). Village Governance, Community Participation and Rural Development in Indonesia. Journal of Development Studies.

Atmaja, I. G. P. B., Khair, M., & Koynja, J. J. (2022). Pelaksanaan Fungsi Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa terhadap Pengelolaan Keuangan Desa. Jurnal Good Governance.

Bovens, M. (2007). Analysing and Assessing Accountability: A Conceptual Framework. European Law Journal, 13(4), 447–468.

Dwiyanto, A. (2015). Manajemen Pelayanan Publik: Peduli, Inklusif, dan Kolaboratif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Fajri, R., & Indriani, D. (2022). Peran Kelembagaan Desa dalam Pengawasan Pemerintahan Desa. Jurnal Administrasi Publik.

Faysal, M., & Pradana, G. W. (2023). Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan Desa dalam Perspektif Good Governance. Jurnal Ilmu Administrasi Negara.

Hermawansyah, A., Ramli, R., Azmi, I. F., & Muhammad, A. (2023). Analisis Pelaksanaan Fungsi Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa terhadap Pengelolaan Keuangan Desa. Jurnal Good Governance, 19(2), 101–116. https://doi.org/10.32834/gg.v19i2.624 (jurnal.stialan.ac.id)

Hood, C. (1991). A Public Management for All Seasons? Public Administration, 69(1), 3–19.

Ibrahim, & Sugiarto. (2020). Penguatan Kapasitas Kelembagaan Desa dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Jurnal Pemerintahan dan Politik.

Kiswanto, E., et al. (2019). Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa. Jurnal Akuntansi Multiparadigma.

Kurniawan, A., et al. (2021). Kapasitas Pemerintah Desa dalam Pelaksanaan Tata Kelola Pemerintahan Desa. Jurnal Administrasi Publik.

Kusrawan, et al. (2022). Transparansi Informasi Publik dalam Pengelolaan Pemerintahan Desa. Jurnal Ilmu Pemerintahan.

Mahmudi. (2019). Analisis Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Manurung, et al. (2023). Efektivitas Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Jurnal Pemerintahan dan Politik.

Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.

Ngarsiningtyas, S., & Sembiring, W. M. (2017). Peran Badan Permusyawaratan Desa dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA.

Pratama, A. K., Badaruddin, B., & Kadir, A. (2021). Peran Badan Permusyawaratan Desa dalam Pengawasan Dana Desa. PERSPEKTIF, 10(2), 371–382. https://doi.org/10.31289/perspektif.v10i2.4509 (Jurnal Online Universitas Medan Area)

Rahayu, S., & Fidiana. (2018). Accountability and Transparency in Village Financial Management. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia.

Roza, D., & Arliman S., L. (2018). Peran Badan Permusyawaratan Desa di Dalam Pembangunan Desa dan Pengawasan Keuangan Desa. Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum, 4(3), 606–624. https://doi.org/10.22304/pjih.v4n3.a10 (journal.unpad.ac.id)

Saleh, M., Khair, M., Kafrawi, & Sarkawi. (2022). Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa terhadap Kinerja Pemerintah Desa. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik.

Saragi, et al. (2017). Evaluasi Pengawasan Pemerintahan Desa. Jurnal Administrasi Publik.

Sedarmayanti. (2012). Good Governance dan Good Corporate Governance. Bandung: Mandar Maju.

Sedarmayanti. (2018). Reformasi Administrasi Publik, Reformasi Birokrasi, dan Kepemimpinan Masa Depan. Bandung: Refika Aditama.

Siagian, S. P. (2014). Filsafat Administrasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Soekanto, S. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Sofyani, H., et al. (2020). Implementing Good Village Governance: Accountability and Transparency in Village Financial Management. Journal of Accounting and Investment.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Terry, G. R. (2013). Prinsip-Prinsip Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.

Vel, J. A. C., & Bedner, A. (2015). Decentralisation and Village Governance in Indonesia: The Good, the Bad and the Ugly. Law and Society Review.

Wulandari, & Handayani. (2021). Koordinasi dan Kapasitas Kelembagaan dalam Pemerintahan Desa. Jurnal Ilmu Pemerintahan.

Downloads

Published

2026-07-22

How to Cite

Gea, A., & Westika Putri, S. (2026). Pelaksanan Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD)Dalam Pengawasan Kinerja Pemerintah Desa Di Desa Silimabanua Kecamatan Tuhemberua Kabupaten Nias Utara: Abstract,Abstrak,1.LATAR BELAKANG,2. KAJIAN TEORITIS,3. METODE PENELITIAN,4. HASIL DAN PEMBAHASAN, 5. KESIMPULAN DAN SARAN,DAFTAR REFERENSI. JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE, 7(2), 167–178. https://doi.org/10.55606/jass.v7i2.2807

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.