Eksistensi Keluarga dalam Mendorong Pendidikan Bagi Perempuan pada Masyarakat Pamekasan, Madura

Authors

  • Annisa Luluk Firdausie Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.55606/jass.v5i2.1659

Keywords:

Gender equality for women, family, education

Abstract

Talking about gender has certainly become a very common discussion, especially in a patriarchal country. The purpose of this study is to obtain an in-depth description of the role of the family in women's education in gender equality and social development of Muslim communities in Pamekasan. The researcher used a qualitative-narrative method with a liberal feminist analysis. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation in Muslim communities or Muslim families in the Pamekasan area. The researcher used a qualitative-narrative method with the theory of Liberal Feminism by Mary Wollstonecraft. The results of this study show how the role of the family in shaping gender understanding is very crucial, it can be a driving force or even an incredibly dangerous obstacle. Education is certainly the basis for providing a space for open reasoning for women to live in the public sphere. In the Pamekasan community, Madura, informants found that the patriarchal culture within the family environment still holds strong, considering women as second-class citizens. Therefore, the informants faced the first challenge from their family environment in gaining access to education. The informants found that they were underestimated and disrespected as women, not just because they were born as women but also because they were disrespected because they could not do anything but were guarded like women living in a family cage.

References

Gerson, G. (2002). Liberal feminism: Individuality and oppositions in Wollstonecraft and Mill. Political Studies, 50(4), 794-810.

Handajani, H., Relawati, R., & Handayanto, E. (2015). Peran gender dalam keluarga nelayan tradisional dan implikasinya pada model pemberdayaan perempuan di Kawasan Pesisir Malang Selatan. Jurnal Perempuan dan Anak, 1(1).

Ismail, Z., Lestari, M. P., Rahayu, P., & Eleanora, F. N. (2020). Kesetaraan gender ditinjau dari sudut pandang normatif dan sosiologis. Sasi, 26(2), 154-161.

Kalof, Linda. 1993. "Dilemmas of femininity: Gender and the social construction of sexual imagery." The Sociological Quarterly 34.4

Kebingin, B. Y. (2019). Pengaruh Pendidikan Dan Budaya Patriarkat Terhadap Kesetaraan Gender. Jurnal Reinha, 11(7), 31-43.

Maharani, I. S., Nugraha, A., & Pratama, R. K. (2024). Optimalisasi Peran Kepemimpinan Perempuan Dalam Membangun Kesetaraan Gender. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(3), 3042-3048.

Musfiroh, Mujahidatul., Mulyani, Sri., Cahyanto, Erindra. B., Nugraheni, Angesti., Sumiyarsi, Ika, 2019,” Analisis Faktor-Faktor Ketahanan Keluarga Di Kampung Kb Rw 18 Kelurahan Kadipiro Kota Surakarta “, Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya. Vol. 7, No. 2, hh. 61-66.

Nuraeni, Y., & Suryono, I. L. (2021). Analisis Kesetaraan Gender Dalam Bidang Ketenagakerjaan Di Indonesia. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(1), 68-79.

Nuraeni, Y., & Suryono, I. L. (2021). Analisis kesetaraan gender dalam bidang ketenagakerjaan di indonesia. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(1), 68-79.

Puspitawati, H., & Manusia, K. F. E. (2014). Fungsi Keluarga, Pembagian Peran dan Kemitraan Gender dalam Keluarga. Tersedia: http:/ikk. fema. ipb. ac. id/v2/images/karyailmiah/kemitraan_gender. pdf, Diakses pada, 1.

Qomariah, D. N. (2019). Persepsi masyarakat mengenai kesetaraan gender dalam keluarga. Jendela PLS, 4(2), 52-58.

Savitri, F. N., Waty, E. R. K., Nurrizaliah, M., Adillia, A., Ramadhanti, T., & Marwiyanti, H. (2024). Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam Sistem Pendidikan di Desa Purnajaya, Kecamatan Indralaya Utara. Jurnal Pendidikan Non formal, 1(3), 10-10.

Savitri, F. N., Waty, E. R. K., Nurrizaliah, M., Adillia, A., Ramadhanti, T., & Marwiyanti, H. (2024). Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam Sistem Pendidikan di Desa Purnajaya, Kecamatan Indralaya Utara. Jurnal Pendidikan Non formal, 1(3), 10-10.

Sudirman, F. A., & Susilawaty, F. T. (2022). Kesetaraan Gender Dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sdgs): Suatu Reviuw Literatur Sistematis. Journal Publicuho, 5(4), 995-1010.

Sulistyowati, Y. (2020). Kesetaraan gender dalam lingkup pendidikan dan tata sosial. Ijougs: Indonesian Journal of Gender Studies, 1(2), 1-14.

Susanto, N. H. (2015). Tantangan mewujudkan kesetaraan gender dalam budaya patriarki. Muwazah: Jurnal Kajian Gender, 7(2), 120-130.

Taufik, M., Suhartina, S., & Hasnani, H. (2022). Persepsi masyarakat terhadap kesetaraan gender dalam keluarga. SOSIOLOGI, 51-66.

Tong, R. 2010. Feminist Thought: Pengantar Paling Komprehensif Kepada Aliran Utama Pemikiran Feminis. Terj Aquariani Priyatna Prabasmoro. Yogyakarta : Jalasutra.

Downloads

Published

2024-07-30

How to Cite

Annisa Luluk Firdausie. (2024). Eksistensi Keluarga dalam Mendorong Pendidikan Bagi Perempuan pada Masyarakat Pamekasan, Madura. JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE, 5(2), 21–38. https://doi.org/10.55606/jass.v5i2.1659

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.