Efektivitas Pengawasan oleh DLHK dalam Mengawasi Kegiatan Perusahaan terhadap Dampak Kesehatan Masyarakat berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Authors

  • Fajar Abdul Aziz Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Sartika Dewi Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Muhamad Abas Universitas Buana Perjuangan Karawang

DOI:

https://doi.org/10.55606/birokrasi.v4i1.2553

Keywords:

DLHK, Effectiveness Of Supervision, Environment, Mining, Public Health

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of supervision conducted by the Environmental and Sanitation Agency (DLHK) of Karawang Regency regarding the mining activities of PT Mas Putih Belitung based on Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. The study also examines the obstacles faced in monitoring the impacts of mining activities on public health and the environment. The research used an empirical juridical method with legislative and empirical approaches. Data were collected through interviews, observations, and literature studies, then analyzed qualitatively using Soerjono Soekanto’s theory of legal effectiveness. The findings show that DLHK supervision has been implemented but has not yet operated effectively. Several factors contribute to this condition, including limited human resources, inadequate facilities and infrastructure, weak administrative law enforcement, low community participation, and insufficient compliance by the company in environmental management practices. Therefore, stronger supervision, improved law enforcement, and greater collaboration between government, companies, and communities are necessary to ensure environmental protection and public health sustainability.

Author Biographies

Sartika Dewi, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Dosen Ilmu Hukum

Muhamad Abas, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Dosen hukum

References

ANTARA. (2025). Evaluasi tambang PT Mas Putih Belitung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. https://megapolitan.antaranews.com

Arifin, Z., & Hidayat, T. (2023). Pengawasan pemerintah daerah terhadap kegiatan pertambangan dalam perspektif hukum lingkungan. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 10(2), 145–160. https://doi.org/10.38011/jhli.v10i2.567

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. BPK RI.

Firmansyah, A. (2024). Penegakan hukum administratif lingkungan. Jurnal Hukum dan Lingkungan.

JDIH Kementerian ESDM. (2009). Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Lestari, R. (2023). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Jurnal Sosial Humaniora.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (1945a). Pasal 28H ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (1945b). Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Manik, J. I., & Rambe, M. I. I. (2024). Implementasi prinsip-prinsip hukum lingkungan dalam pengelolaan sumber daya alam di Indonesia. Journal of Social Science Research, 4(4), 8220–8229.

Marzuki, P. M. (2022). Penelitian hukum. Kencana.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Pratama. (2023). Dampak kegiatan pertambangan terhadap kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 18(2). https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v2i4.2272

Soekanto, S. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. PT RajaGrafindo Persada.

Soekanto, S. (2015). Pengantar penelitian hukum. UI Press.

Soekanto, S. (2021). Pengantar penelitian hukum. UI Press.

Sujamto. (1987). Aspek-aspek pengawasan. Sinar Grafika.

Wibowo, A., & Nugroho, R. (2022). Efektivitas pengawasan lingkungan oleh pemerintah daerah. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 6(1).

World Health Organization. (1946). Constitution of the World Health Organization. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Fajar Abdul Aziz, Sartika Dewi, & Muhamad Abas. (2026). Efektivitas Pengawasan oleh DLHK dalam Mengawasi Kegiatan Perusahaan terhadap Dampak Kesehatan Masyarakat berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup . Birokrasi: JURNAL ILMU HUKUM DAN TATA NEGARA, 4(1), 406–416. https://doi.org/10.55606/birokrasi.v4i1.2553

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.