Penguatan Ekonomi Rumah Tangga melalui Inovasi Olahan Pangan Lokal dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Desa Umbu Mamijuk, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat Kabupaten Sumba Tengah

Authors

  • Tomycho Olviana Universitas Nusa Cendana
  • Doppy R. Nendissa Universitas Nusa Cendana
  • Santhy Chamdra Universitas Nusa Cendana
  • Rouwland Alberto Benyamin Universitas Nusa Cendana
  • Ancelina Padu Leba Universitas Nusa Cendana
  • Apriani Lende Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.55606/jppmi.v5i3.3001

Keywords:

Central Sumba, Food Security, Household Economy, Local Food, Product Innovation

Abstract

Umbu Mamijuk Village in West Umbu Ratu Nggay District, Central Sumba Regency, possesses abundant local food resources such as maize, cassava, sweet potatoes, bananas, and legumes, alongside a "Diverse, Nutritionally Balanced, and Safe" (B2SA) Food Outlet. However, their utilization remains limited to traditional consumption with low economic value-added. The partner, Hibur Maringu Women Farmers Group (KWT), faces challenges including low skills in value-added food processing, limited packaging knowledge, and weak household business financial management. This Community Partnership Program (PKM) aims to address these issues through an appropriate technology-based empowerment approach, incorporating: training on local food diversification using cassava (MOCAF flour) and pumpkin into MOCAF Elephant Ear Cookies and MOCAF-Pumpkin Sticks, packaging training, and financial management capacity building. The program was executed continuously using a participatory approach through preparation, technical training and hands-on production practice, intensive mentoring, and monitoring-evaluation. The results demonstrated enhanced partner skills in producing 2 flagship MOCAF-based products, adoption of attractive packaging and branding, and improved basic financial recording. This program successfully strengthened household economy and supported the local B2SA initiative toward sustainable entrepreneurial independence.

References

Andini, R. (2025). Pemanfaatan pangan lokal berbasis sumber karbohidrat non-beras dalam meningkatkan ketahanan pangan dan status gizi rumah tangga di pedesaan. Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan Masyarakat, 1(1), 64–80.

Astawan, M. (2017). Teknologi pengolahan pangan lokal untuk meningkatkan nilai tambah. Jurnal Pangan, 26(2), 89–98.

Ayuningtyas, A., dkk. (2024). Implikasi penerapan SAK EMKM terhadap keberlanjutan usaha: Studi kasus analisis laporan keuangan UMKM UD Yusuf. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan, 2(2), 477–490. https://doi.org/10.70248/jakpt.v2i2.1480

Badan Pangan Nasional. (2023). Indeks ketahanan pangan Indonesia. Jakarta: Badan Pangan Nasional.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumba Tengah. (2025a). Kabupaten Sumba Tengah dalam angka 2025. Waibakul: BPS Kabupaten Sumba Tengah.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumba Tengah. (2025b). Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat dalam angka 2025. Waibakul: BPS Kabupaten Sumba Tengah.

Habibah, N. K., & Kusmayadi, D. (2025). Analisis penerapan pencatatan keuangan sederhana pada UMKM: Studi kasus Warmart. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen (Eko-Bisma), 4(2), 187–198. https://doi.org/10.58268/eb.v4i2.187

Handayani, S., & Widodo, S. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan pangan lokal berbasis potensi daerah. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 45–52.

Hubeis, M. (2010). Manajemen usaha kecil. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Diversifikasi pangan lokal untuk ketahanan pangan. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Najibah, D., & Fazizah, A. (2026). Penerapan inovasi kemasan produk sebagai upaya branding UMKM Kopi Dua Gunung. Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 480–492. https://doi.org/10.30656/ps2pm.v7i2.11617

Nurfitriani, R. A. (2024). Potensi pengembangan diversifikasi pangan lokal berkelanjutan dalam mendukung pembangunan nasional. Dalam Diversifikasi Pangan Lokal untuk Ketahanan Pangan: Perspektif Teknologi dan Peningkatan Nilai Tambah (Edisi ke-1, hlm. 1–14). Jakarta Pusat: BRIN. https://doi.org/10.55981/brin.1587.c1213

Suarasumba.com. (2024). Gerai Pangan Desa B2SA Umbu Mamijuk diresmikan: Momentum kebangkitan pertanian organik dan ketahanan pangan di Sumba Tengah. Diakses dari https://www.suarasumba.com/berita-utama/2591566466/gerai-pangan-desa-b2sa-umbu-mamijuk-diresmikan-momentum-kebangkitan-pertanian-organik-dan-ketahanan-pangan-di-sumba-tengah

Sulistyorini, E., Bumi, S. A. P., Palupi, F. H., Samuel, J. M. C., & Dewi, R. C. (2025). Efektivitas model smart family food berbasis pangan lokal untuk pencegahan stunting. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(3), 10736–10745. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.51881

Suma, E., Yusuf, S. A., & Umar, J. (2023). Pengaruh bentuk kemasan, desain produk dan bahan kemasan terhadap minat beli konsumen: Studi kasus Kopi Yamira. Jurnal Administrasi Bisnis, 13(2), 111–115. https://doi.org/10.35797/jab.13.2.111-11

Suryana, A. (2014). Diversifikasi pangan lokal sebagai strategi peningkatan ketahanan pangan. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 12(1), 1–15.

Widowati, S. (2024). Prospek diversifikasi pangan lokal meningkatkan ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Dalam Diversifikasi Pangan Lokal untuk Ketahanan Pangan: Perspektif Teknologi dan Peningkatan Nilai Tambah (Edisi ke-1, hlm. 189–206). Jakarta Pusat: BRIN. https://doi.org/10.55981/brin.1587.c1220

Downloads

Published

2026-09-29

How to Cite

Tomycho Olviana, Doppy R. Nendissa, Santhy Chamdra, Rouwland Alberto Benyamin, Ancelina Padu Leba, & Apriani Lende. (2026). Penguatan Ekonomi Rumah Tangga melalui Inovasi Olahan Pangan Lokal dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Desa Umbu Mamijuk, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat Kabupaten Sumba Tengah. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(3), 225–238. https://doi.org/10.55606/jppmi.v5i3.3001