Sinergi Lintas Universitas dalam Pendampingan Literasi Pupuk Mandiri dan Perlindungan Hak Petani untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan
DOI:
https://doi.org/10.55606/jppmi.v5i2.2674Keywords:
Community Empowerment, Cross-University Synergy, Farmers’ Legal Literacy, Food Sovereignty, Independent FertilizerAbstract
This community service program aims to enhance farmers’ literacy on independent fertilizer production and strengthen their understanding of farmers’ rights within national fertilizer governance as an effort to achieve food sovereignty. The program was implemented in Belang Village, Bungkal Sub-district, Ponorogo Regency, involving GAPOKTAN Baungan consisting of farmer groups from Tempel, Kepuh, Pakal, Kanigoro, and Klatakan hamlets. This initiative represents cross-university synergy involving lecturers from Universitas Merdeka Malang, Universitas Soerjo Ngawi, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, and Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang. The implementation adopted a participatory hybrid approach combining Zoom Meeting dissemination and offline field activities. Activities included literacy enhancement on independent fertilizer production, training on organic fertilizer processing, strengthening farmer group institutions, and legal literacy regarding farmers’ rights in accessing subsidized fertilizers, including RDKK mechanisms and national policies. Methods comprised participatory socialization, hands-on training, group discussions, field practice, and monitoring and evaluation. Results show improved understanding of independent fertilizer concepts, increased technical skills in organic fertilizer production, and greater awareness of farmers’ rights and obligations in the fertilizer distribution system. The program strengthened inter-university collaboration and farmer networks, supporting sustainability, farmer independence, reduced dependence on chemical fertilizers, and community-based food sovereignty.
References
Arisaputra, M. I. (2015). Reforma agraria untuk mewujudkan kedaulatan pangan. Jurnal Rechtidee, 10(2), 196–217. https://doi.org/10.21107/ri.v10i1.1138
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik pertanian Indonesia. BPS RI.
Etzkowitz, H., & Leydesdorff, L. (2000). The dynamics of innovation: From national systems and "Mode 2" to a triple helix of university-industry-government relations. Research Policy, 29(2), 109–123. https://doi.org/10.1016/S0048-7333(99)00055-4
Food and Agriculture Organization. (2018). The state of food security and nutrition in the world: Building climate resilience for food security and nutrition. FAO.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Pedoman pupuk berimbang dan pemupukan berkelanjutan. Kementerian Pertanian RI.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Petunjuk teknis rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi. Kementerian Pertanian RI.
Mulyani, A., & Dariah, A. (2021). Pengelolaan kesuburan tanah dan pemanfaatan pupuk organik untuk pertanian berkelanjutan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan. Lembaran Negara Republik Indonesia.
Republik Indonesia. (2013). Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. Lembaran Negara Republik Indonesia.
Republik Indonesia. (2022). Peraturan Presiden tentang penyediaan, penyaluran, dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian. Pemerintah Republik Indonesia.
Sulistyaningrum, D. E., & Suryadi, M. A. (2025). LGBT dalam perspektif hukum Islam dan HAM. Jurnal Humaya. Universitas Merdeka Malang. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i3.7236
Sulistyaningrum, D. E., Amin, M., Suryanto, A., Yuwono, A., Mirlana, D. E., & Prayitno, E. (2023). Pelatihan pembuatan kerajinan limbah kayu gergaji untuk meningkatkan pendapatan karang taruna desa. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(1), 154–159. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i1.1351
Sulistyaningrum, D. E., Amin, M., Suryanto, A., Yuwono, A., Mirlana, D. E., & Prayitno, E. (2023). Pemanfaatan limbah sekam padi sebagai media tanam hidroponik untuk meningkatkan pendapatan petani di Desa Belang, Ponorogo. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan.
Sulistyaningrum, D. E., Suryadi, D. S., Nooryanto, F. H., Prihatin, L., & Listyowaty, M. E. Y. (2024). Analysis of the influence of the diversion of agricultural land management functions into non-agricultural ones. Central Asian Journal of Social Sciences and History, 5(1), 88–101.
Sulistyaningrum, D. E., Suryadi, M. A., Achwan, M., & Listyowaty, M. E. Y. (2025). Penyuluhan peningkatan kualitas pelayanan dan partisipasi efektif antara guru dengan wali murid. Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 387–398. https://doi.org/10.55606/nusantara.v5i2.4950
Sumarno, & Kartasapoetra, A. G. (2019). Ilmu tanah dan pemupukan berkelanjutan. Rineka Cipta.
Sutanto, R. (2017). Pertanian organik: Menuju pertanian alternatif dan berkelanjutan. Kanisius.
Sutanto, R. (2019). Pertanian organik: Menuju pertanian alternatif dan berkelanjutan. Kanisius.
Syahyuti, S., Sunarsih, Wahyuni, S., Sejati, W. K., & Azis, M. (2016). Kedaulatan pangan sebagai basis untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. IAARD Press. https://doi.org/10.21082/fae.v33n2.2015.95-109
Wijaya, K. A. (2021). Pemberdayaan petani melalui inovasi pupuk organik berbasis sumber daya lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pertanian, 5(2), 45–56.
Yuliani, S., & Hidayat, T. (2020). Literasi hukum petani dalam akses pupuk bersubsidi di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 50(3), 312–326.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






