Penyalahgunaan Kewenangan Pejabat Bank dalam Kredit Bermasalah: Kajian Putusan MA Nomor 8506 K/PID.SUS/2025

Authors

  • Ade Nugroho Universitas Al Azhar Indonesia
  • Aris Machmud Universitas Al Azhar Indonesia
  • Suartini Suartini Universitas Al Azhar Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55606/eksekusi.v4i4.2858

Keywords:

Abuse of Authority, Banking Compliance, Banking Crime, Criminal Liability, Discharge Judgment

Abstract

This study examines the legal implications of Cassation Decision No. 8506 K/Pid.Sus/2025, which represents an important milestone in the development of banking criminal law in Indonesia. Through this decision, the Supreme Court overturned the acquittal (onslag van alle rechtsvervolging) previously rendered by the Central Jakarta District Court in Decision No. 1/Pid.Sus/2025/PN Jkt.Pst. The case involved a bank officer who managed non-performing loan facilities in a manner inconsistent with internal banking procedures and the legal standards established under Indonesian banking regulations. This research aims to analyze the Supreme Court’s legal reasoning in reversing the lower court’s judgment and to examine the application of Article 49 paragraph (2) letter b of the Banking Law to the defendant’s conduct. A normative legal research method was employed using statutory, conceptual, and case approaches. The analysis relied on primary legal materials, including legislation, court decisions, and relevant legal literature. The findings indicate that the Supreme Court identified errors in the application of legal principles by the judex facti and concluded that the defendant’s conduct exceeded the scope of a mere administrative violation. The intentional disregard of mandatory procedures constituted an abuse of authority that endangered legal compliance and exposed both the debtor and the banking institution to potential losses. The decision further clarifies the distinction between civil liability and banking criminal offenses while strengthening the principle of criminal accountability for bank officials in exercising their authority.

 

References

Abdullah, M. Z. (2019). Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Di Bidang Perbankan Melalui Pendekatan Kebijakan Regulasi.

Arief, B. N. (2016). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Kencana.

Faustina, Y. I., Maheswari, E. P., Salsabila, S., Sidik, B. P., Andiani, F. N., Gestia, A., & Yustika, L. (2026). Analisa Yuridis Pengawasan Bank Terhadap Pemalsuan Dokumen: Studi Putusan PN Barru Nomor 4/Pid.B/2024/PN Barru. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial Dan Hukum, 4(1).

Hadjon, P. M. (2019). Pengantar Hukum Administrasi Indonesia. Gadjah Mada University Press.

Hamzah, A. (2019). Hukum Acara Pidana Indonesia. Sinar Grafika.

Harahap, M. Y. (2016). Pembahasan Permasalahan dan Penerapan KUHAP. Sinar Grafika.

Hermansyah. (2023). Hukum Perbankan Nasional Indonesia. Kencana.

Irhamdessetya, H. (2025). Tinjauan Yuridis Penanganan Perkara Nasabah Bank Terhadap Pemalsuan Pencatatan Dalam Tindak Pidana Perbankan. Jurnal Serambi Hukum, 18(1).

Kelsen, H. (1967). Pure Theory of Law. University of California Press.

Manullang, N. A. (2025). Analisis Hukum dan Cara Pencegahan Tindak Pidana Kasus Kredit Fiktif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(6.C).

Marzuki, P. M. (2017). Penelitian Hukum. Kencana Prenada Media Group.

Moeljatno. (2015). Asas-Asas Hukum Pidana. Rineka Cipta.

Nareswari, N., Davita, S. A. M., Andika, A., & Tarina, D. D. Y. (2026). Pertanggungjawaban Pidana Pegawai Bank dalam Tindak Pidana Perbankan: Studi Kasus Putusan Pengadilan Medan Nomor 2644/Pid.B/2021/PN Mdn. Jurnal Ilmu Hukum, 3(2).

Nurdiansyah, Hayatuddin, K., & Salia, E. (2025). Penggelapan Dana Nasabah Melalui Pemindahbukuan Nominal Kecil: Kajian Normatif Atas Pelaku, Penyertaan, dan Pertanggungjawaban Perbankan. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(12).

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/POJK.03/2019 Tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum (2019).

Putusan MA Republik Indonesia Nomor 8506 K/Pid.Sus/2025 (2025).

Putusan PN Jak-pus Nomor 1/Pid.Sus/2025/PN Jkt.Pst (2025).

Radbruch, G. (2006). Legal Philosophy. Oxford University Press.

Retnowati, E. (2022). Penegakan Hukum dan Bentuk Fraud dalam Kegiatan Usaha Bank. Perspektif, 27(1).

Sherin, & Mairul. (2025). Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Perbankan Dalam Studi Kasus Pembobolan Dana Nasabah. Jurnal Penelitian Hukum, 5(6).

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2015). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Rajawali Pers.

Subekti, R. (2014). Hukum Perjanjian. Intermasa.

Sudarto. (2018). Hukum dan Hukum Pidana. Alumni.

Surat Edaran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Nomor SE.57-DIR/KRD/11/2022 tentang Ketentuan Penyelesaian Kredit Bermasalah. (2022).

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (2023).

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan (1998).

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana (1981).

Yudhistira, A. R., Handayani, N., & Prawesthi, W. (2024). Pertanggungjawaban Tindak Pidana Perbankan Perspektif Hukum Pidana dan Undang-Undang Perbankan. Desentralisasi: Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, Dan Pemerintahan.

Downloads

Published

2026-11-03

How to Cite

Ade Nugroho, Aris Machmud, & Suartini Suartini. (2026). Penyalahgunaan Kewenangan Pejabat Bank dalam Kredit Bermasalah: Kajian Putusan MA Nomor 8506 K/PID.SUS/2025. Eksekusi : Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi Negara, 4(4), 230–246. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v4i4.2858

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.