Kedudukan dan Batas Kewenangan Badan Bank Tanah dalam Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum
DOI:
https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v4i4.2966Keywords:
Land Acquisition, Land Bank, Legal Authority, Public Interest, Social FunctionAbstract
The Indonesian Land Bank Agency (Badan Bank Tanah) was established as a special body mandated to guarantee the availability of land for national development. Nevertheless, its institutional position and the limits of its authority in land acquisition for public interest remain legally contested, primarily because they are presumed to intersect with the acquisition mechanism governed by Law Number 2 of 2012. This study aims to analyse the regulation of the Land Bank Agency within the national land law system and to formulate its position and the boundaries of its authority in land acquisition for public interest. The research applies a normative legal method combining statutory, conceptual, and comparative approaches. Legal materials were collected through library research and examined descriptively and qualitatively. The findings indicate that the regulation of the Land Bank Agency is hierarchically arranged, resting on Article 33 paragraph (3) of the 1945 Constitution and the social function principle of land, deriving its establishment from Law Number 6 of 2023, and elaborated through Government Regulation Number 64 of 2021 together with other implementing rules. The agency occupies a sui generis and non-profit position, holding land in the form of management rights. Its authority is attributive and manifests as the provision of land reserves through land banking rather than as a power to extinguish existing rights, rendering it normatively complementary to Law Number 2 of 2012. Overlap nonetheless remains possible at the implementation level, particularly regarding the interpretation of public interest and land obtained through government designation.
References
Arnowo, H. (2022). Kajian teoritis pengelolaan Bank Tanah dalam rangka perwujudan reforma agraria. Jurnal Pertanahan, 12(1). https://doi.org/10.53686/jp.v12i1.177
Asshiddiqie, J. (2019). Konstitusi dan Negara Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.
Azzuhdi, M. N. (2025). Peran Badan Bank Tanah dalam Pengadaan Tanah Demi Kepentingan Umum (Studi Analisis Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2021 tentang Badan Bank Tanah). Skripsi. Banda Aceh: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
Badan Bank Tanah. (2026, Juli 27). Bank Tanah Catat Kenaikan Perolehan Tanah Sebesar 194 Persen di 2024. Antara News. Diakses dari https://www.antaranews.com/berita/4591794
Bali Post. (2026, Juli 27). Progres Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi Belum Ada Kepastian, Ribuan Sertifikat Tanah di Jembrana Masih Diblokir. Diakses dari https://www.balipost.com/news/2025/10/29
Barry, B. (2022). Theories of Justice (Vol. 1). Berkeley: University of California Press.
Bentham, J. (2021). An Introduction to the Principles of Morals and Legislation. Raleigh: Lulu Press.
DetikBali. (2026, Maret 3). Blokir Sertifikat Lahan Bakal Dibuka, Bagaimana Nasib Tol Gilimanuk–Mengwi? Diakses dari https://www.detik.com/bali/berita/d-8324664
DetikBali. (2026, Maret 3). Warga Minta Lahan Dikembalikan jika Proyek Tol Gilimanuk–Mengwi Tak Jelas. Diakses dari https://www.detik.com/bali/berita/d-7479454
Hadjon, P. M., dkk. (2020). Pengantar Hukum Administrasi Indonesia (Cet. ke-13). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Hardja, A., dkk. (2024). Analisis hukum perbankan dalam tata kelola pertanahan oleh Bank Tanah di Indonesia. SYARIAH: Jurnal Ilmu Hukum, 1(4).
Harsono, B. (2020). Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya (Ed. rev., cet. ke-13). Jakarta: Universitas Trisakti.
Hartmann, T. (2018). Land Policy in the Netherlands: Land Consolidation as a Tool for Spatial Planning. London: Routledge.
Indroharto. (2018). Usaha Memahami Undang-Undang tentang Peradilan Tata Usaha Negara: Buku I (Cet. ke-10). Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Jayantara, I. K. A., Sukadana, D. A. P., Budiana, I. N., & Puspadewi, A. A. A. I. (2026). Problematika pengakuan hukum adat dan kepastian hukum dalam surat pernyataan waris di bawah tangan berbasis konsep purusa. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 6(2). https://doi.org/10.37481/jmh.v6i2.2071
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2022). Laporan Tahunan 2022. Jakarta: Kementerian ATR/BPN.
Kementerian PPN/Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020–2024. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas.
Kharisma, B., & Kurniawan, I. G. A. (2022). Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah elektronik sebagai alat bukti: Urgensi harmonisasi kebijakan. Jurnal Magister Hukum Udayana, 11(2).
Kompas.com. (2026, Juni 24). Bank Tanah Kelola 34.806 Hektar Lahan, 33,9 Persen buat Reforma Agraria. Diakses dari https://www.kompas.com/properti/read/2026/06/24
Kurniati, N., & Milda. (2024). Eksistensi Bank Tanah dalam perspektif politik hukum pertanahan. Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora, 6(2). https://doi.org/10.61296/jkbh.v6i2.253
Lestari, M. D. P., & Syaifuddin, M. (2025). Bank Tanah sebagai upaya menjamin ketersediaan tanah dalam rangka ekonomi berkeadilan berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Lex LATA, 4(2). https://doi.org/10.28946/lexl.v4i2.1894
Mongabay Indonesia. (2026, Juli 29). Bank Tanah, Sinyal Kemunduran Reforma Agraria. Diakses dari https://mongabay.co.id/2025/07/29
PancarPos. (2026, Juli 24). Pengadaan Lahan Tol Gilimanuk–Mengwi Masih Tahap Appraisal. Diakses dari https://pancarpos.com/24/07/2026
Peraturan Pemerintah Nomor 124 Tahun 2021 tentang Modal Badan Bank Tanah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 289).
Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 28, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6630).
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 29, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6631).
Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2021 tentang Badan Bank Tanah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 109, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6683).
Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2021 tentang Struktur dan Penyelenggaraan Badan Bank Tanah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 279).
Pradhana, S. A., & Handayani, S. W. (2025). Keterkaitan Bank Tanah dengan hak atas tanah dalam perspektif hukum pertanahan Indonesia. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(5).
Puspadewi, A. A. A. I. (2022). Pensertipikatan tanah adat di Bali setelah desa adat sebagai subjek hak komunal. In Proceedings of the International Conference Towards Humanity Justice for Law Enforcement and Dispute Settlement (Vol. 1, No. 1). Universitas Pendidikan Nasional.
Puspitasari, A., Sadino, & Rifai, A. (2024). Optimalisasi dampak keberadaan Bank Tanah terhadap pengelolaan tanah terlantar di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 5(5). https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i5.5061
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII/2020 tentang Pengujian Formil Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Rawls, J. (2020). A Theory of Justice: Revised Edition. Cambridge: Belknap Press of Harvard University Press.
Santoso, U. (2021). Hukum Agraria: Kajian Komprehensif (Cet. ke-7). Jakarta: Kencana.
Siswoyo, & Imran. (2022). Analisis fungsi perolehan tanah oleh Bank Tanah ditinjau dari hak menguasai negara. Jurnal Pertanahan, 12(2). https://doi.org/10.53686/jp.v12i2.184
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2021). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers.
Sumardjono, M. S. W. (2018). Kebijakan Pertanahan: Antara Regulasi dan Implementasi (Cet. ke-4). Jakarta: Kompas.
Sumardjono, M. S. W. (2021). Tanah dalam Perspektif Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (Cet. ke-6). Jakarta: Kompas.
Tembu, F. C. P., Puspadewi, A. A. A. I., Kurniawan, I. G. A., & Yuliantari, I. G. A. E. (2026). Analisis yuridis hak atas tanah akibat perbuatan melawan hukum penguasaan tanah. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(2).
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5280).
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1960 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2043).
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6856).
Wibisono, Y. (2022). Analisis implementasi kebijakan Bank Tanah dalam perspektif keadilan sosial. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 52(3).
Winati, R., Hidayat, Y., & Lutfi, A. (2022). Eksistensi dan prospek penyelenggaraan Bank Tanah. Jurnal Magister Ilmu Hukum, 7(1). https://doi.org/10.36722/jmih.v7i1.1186
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Student Research Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







