Efektivitas Mediasi sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Wanprestasi dalam Perjanjian Kredit

Studi pada Lembaga Bantuan Hukum Surya NTT

Authors

  • Ansgeryan Risaldi Triputra Oman Universitas Nusa Cendana
  • Yossie Maria Y. Jacob Universitas Nusa Cendana
  • Rini Marselin Kaesmetan Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v4i2.2560

Keywords:

Credit Agreement, Legal Aid, Mediation

Abstract

This study examines the effectiveness of mediation as an alternative dispute resolution method for breach of contract disputes in credit agreements at Lembaga Bantuan Hukum Surya NTT. The research used an empirical juridical approach with descriptive qualitative methods. Data were obtained through interviews, documentation, and literature study involving legal aid advocates and clients involved in credit agreement disputes. The results show that mediation is relatively effective because it provides faster, less expensive, and more flexible dispute resolution compared to litigation. Mediation also encourages communication between parties and helps achieve mutually acceptable agreements. However, its effectiveness is still influenced by good faith, legal awareness, and the economic conditions of the parties involved. The implementation of rights and obligations after mediation generally runs well, although delays in fulfilling obligations are still found in several cases.

References

Abbas, S. (2021). Mediasi dalam perspektif hukum syariah, hukum adat, dan hukum nasional. Kencana.

Amriani, N. (2020). Alternatif penyelesaian sengketa perdata di Indonesia. Rajawali Pers.

Amriani, N. (2021). Hukum perikatan dan wanprestasi dalam perjanjian. Kencana.

Aryadewangga, M. A., Djadja, B., & Sudirman, M. (2024). Efektivitas mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa dalam kasus wanprestasi: Studi empiris di Indonesia. JOONG-KI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 178–190.

Aryati, R., dkk. (2021). Alternatif penyelesaian sengketa di Indonesia. Deepublish.

Hardani, dkk. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. Pustaka Ilmu.

Hernoko, A. Y. (2021). Hukum perjanjian: Asas proporsionalitas dalam kontrak komersial (Cetakan ke-6). Kencana.

Isnaeni, M. (2022). Pengantar hukum jaminan kebendaan. Revka Petra Media.

Kamilah, T., & Wiraguna, S. A. (2024). Perkembangan alternatif penyelesaian sengketa dalam sistem hukum Indonesia. Jurnal Hukum dan Peradilan, 13(1), 44.

Khairandy, R. (2021). Hukum kontrak Indonesia dalam perspektif perbandingan. FH UII Press.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Miru, A. (2022). Hukum kontrak dan perancangan kontrak. Rajawali Pers.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2020). Metode penelitian hukum. Mataram University Press.

Nugroho, S. A. (2020). Manfaat mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa. Prenadamedia Group.

Priyanto, I. M. D. (2022). Penyelesaian sengketa perdata di pengadilan negeri melalui mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa. Fakultas Hukum Universitas Udayana.

Rahmadi, T. (2021). Mediasi penyelesaian sengketa melalui pendekatan mufakat. Rajawali Pers.

Salim HS. (2021). Hukum kontrak: Teori dan teknik penyusunan kontrak. Sinar Grafika.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Usanti, T. P., & Shomad, A. (2020). Hukum perbankan. Prenadamedia Group.

Usman, R. (2022). Pilihan penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Citra Aditya Bakti.

Winarta, F. H. (2021). Bantuan hukum di Indonesia. Gramedia.

Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Ansgeryan Risaldi Triputra Oman, Yossie Maria Y. Jacob, & Rini Marselin Kaesmetan. (2026). Efektivitas Mediasi sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Wanprestasi dalam Perjanjian Kredit: Studi pada Lembaga Bantuan Hukum Surya NTT. Student Research Journal, 4(2), 346–353. https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v4i2.2560

Most read articles by the same author(s)