Pelaksanaan Perjanjian Lisan Sewa Menyewa Tempat Usaha (Lapak) di Pasar Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Authors

  • Agnes Carmelita Suwaris Universitas Nusa Cendana
  • Orpa Juliana Nubatonis Universitas Nusa Cendana
  • Petornius Damat Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v4i2.2521

Keywords:

Business Stall, KUHPerdata, Lease Agreement, Oesapa Market, Oral Agreement

Abstract

This study aims to analyze the implementation of oral lease agreements for business spaces (stalls) at Oesapa Market based on the Indonesian Civil Code. The research employed an empirical legal method with a qualitative descriptive approach. Data were collected through interviews, observation, and literature studies involving landowners and traders at Oesapa Market, Kelapa Lima District, Kupang City. The findings reveal that the implementation of oral lease agreements at Oesapa Market has fulfilled the legal requirements of agreements as stipulated in Article 1320 of the Indonesian Civil Code, thereby making the agreements legally binding despite the absence of written documents. The practice is carried out based on the principles of consensualism, good faith, and mutual trust between the parties. However, several obstacles were identified, including delays in rental payments, disputes over stall boundaries, and weak evidentiary value in the event of disputes due to the absence of written agreements. This study concludes that oral agreements are legally recognized under Indonesian civil law, yet legal certainty needs to be strengthened through simple documentation mechanisms to better protect the rights and obligations of the parties involved.

References

Abraham Maslow. (2017). A theory of human motivation. Macat International Ltd.

Ali, Z. (2021). Metode penelitian hukum. Sinar Grafika.

Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Asnawi, M. N. (2021). Hukum acara perdata: Teori, praktik, dan permasalahannya di peradilan umum (Cetakan ke-2). UII Press.

Avelyn, G., & Bianca, M. C. (2024). Analisis aspek hukum perjanjian sewa menyewa dalam konteks hukum perdata Indonesia. Journal of Social Science Research, 4(6). https://doi.org/10.47435/al-ahkam.v6i1.2677

Badriyah, S. M. (2023a). Hukum sewa menyewa dalam praktik. UII Press.

Badriyah, S. M. (2023b). Manajemen pasar tradisional. Deepublish.

Darmanto, W. (2022). Asas konsensualisme dalam perjanjian lisan. Universitas Bosowa.

Dzulhijjah, D. M., & Sukarmi, S. (2021). Pelaksanaan perjanjian sewa menyewa kios pasar antara pedagang dengan dinas pasar di Kabupaten Pemalang. Prosiding Konstelasi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) Klaster Hukum, 6(11).

Falah, A. B. A. (2025). Analisis hukum terhadap kekuatan hukum perjanjian sewa menyewa secara lisan atau tidak tertulis (Disertasi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Gonsales, E. (2023). Pelaksanaan perjanjian sewa-menyewa tempat jualan di Pasar Watunggong, Desa Satar Nawang, Kecamatan Congkar, Kabupaten Manggarai Timur. Jurnal Hukum Bisnis, 12(5). https://doi.org/10.47709/jhb.v12i05.2932

Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat Indonesia. PT Bina Ilmu.

Hakim, A. R. (2025). Penyelesaian sengketa pada perjanjian tidak tertulis dalam hubungan kerja sama dagang ditinjau dari perspektif hukum perdata. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(4). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i4.781

Harahap, M. Y. (2011). Segi-segi hukum perjanjian. Alumni.

Harahap, M. Y. (2017). Hukum acara perdata. Sinar Grafika.

Hartiwiningsih, H., et al. (2023). Metode penelitian hukum. Universitas Terbuka.

Hernoko, A. Y. (2021). Hukum perjanjian: Asas proporsionalitas dalam kontrak komersial. Prenadamedia Group.

Khairandy, R. (2013). Hukum kontrak Indonesia dalam perspektif perbandingan. FH UII Press.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. (n.d.).

Kumala, M. P. (2021). Kajian yuridis asas pembalikan beban pembuktian dan asas actori incubit probatio. AL YASINI: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan, 6(2), 272–278.

Lutfiana, A. F. (2021). Keistimewaan qanun di Aceh dalam perspektif sociological jurisprudence menurut Eugen Ehrlich. Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi, 8(2). https://doi.org/10.20961/hpe.v8i2.49770

Mankiw, N. G. (2021). Ekonomi mikro: Teori dan aplikasi. Salemba Empat.

Mertokusumo, S. (2006). Hukum acara perdata Indonesia. Liberty.

Miru, A. (2023). Hukum kontrak dan perancangan kontrak. Rajawali Pers.

Ninu, S. M. S. V., Candra, M., & Widodo, G. H. T. (2023). Akibat hukum terkait wanprestasi dalam perjanjian sewa menyewa gedung. Perfecto: Jurnal Ilmu Hukum, 1(2). https://doi.org/10.61722/jssr.v1i2.332

Nurhayani, N. Y. (2022). Hukum perdata. Pustaka Setia.

Pietter, A. (2022). Efektivitas alat bukti dalam pembuktian suatu perjanjian lisan. Lex Patrimonium, 1(1).

Pratama, G. A. (2023). Alternatif penyelesaian sengketa. CV. Mega Press Nusantara.

Pratama, O. A., & Chofa, F. (2025). Efektivitas putusan PN Payakumbuh Nomor 6/Pdt.G/2025/PN Pyh dalam penyelesaian sengketa hukum perdata. Court Review: Jurnal Penelitian Hukum, 5(06). https://doi.org/10.69957/cr.v5i06.2448

Rahim, A. (2022). Dasar-dasar hukum perjanjian perspektif teori dan praktik. Humanities Genius.

Ratmono, D. (2021). Pemberdayaan ekonomi rakyat melalui pasar tradisional. Alfabeta.

Retnowulan Sutantio, & Oeripkartawinata, I. (2009). Hukum acara perdata dalam teori dan praktik. Mandar Maju.

Rifai, A. (2020). Penafsiran hukum sistem beban pembuktian dalam perkara perdata (Studi kasus perkara perdata No. 12/Pdt.G/2019/PN.Pmk). Jurnal Yustitia, 21(1). https://doi.org/10.33476/ajl.v12i1.1919

Riyadi, S. (2020). Perjanjian di Indonesia: Teori dan praktik hukum. Kencana.

Salim HS. (2021a). Hukum perdata: Suatu pengantar. Sinar Grafika.

Salim HS. (2021b). Hukum kontrak. Sinar Grafika.

Setiadi, N. I. P. F., & Hutomo, P. (2024). Perlindungan hukum bagi para pihak atas dibuatnya akta kuasa menjual yang dibuat di hadapan notaris dalam perjanjian utang piutang. Sinergi: Jurnal Riset Ilmiah, 1(11). https://doi.org/10.62335/ehkt8287

Sihombing, A. (2023). Hukum perlindungan konsumen. CV. Azka Pustaka.

Sitinjak, I. Y., et al. (2025). Aspek perjanjian sewa rumah dengan kesepakatan lisan. Collegium Studiosum Journal, 8(1). https://doi.org/10.56301/csj.v8i1.1696

Soekanto, S. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. Rajawali Pers.

Subekti, R. (2002). Hukum perjanjian. Intermasa.

Subekti, R. (2005). Pokok-pokok hukum perdata. Intermasa.

Subekti, R. (2008). Hukum pembuktian. Pradnya Paramita.

Subekti, R. (2021). Hukum perjanjian di Indonesia (Edisi revisi). Intermasa.

Sukirno, S. (2023). Pengantar ekonomi mikro dan makro. RajaGrafindo Persada.

Sutedi, A. (2022). Hukum perjanjian (Contract law) dalam teori dan praktik. Sinar Grafika.

Tampanguma, C. I. (2021). Kekuatan hukum pembuktian dalam perjanjian akta di bawah tangan. Lex Privatum, 9(11).

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Utami Wahyuningsih, N., et al. (2020). Buku saku ekonomi. Pustaka Taman Ilmu.

Vijayantera, I. W. A. (2020). Kajian hukum perdata terhadap penggunaan perjanjian tidak tertulis dalam kegiatan bisnis. Jurnal Komunikasi Hukum, 6(1). https://doi.org/10.23887/jkh.v6i1.23445

Wicaksono, A., & Fathoni, M. (2021). Implikasi hukum perjanjian lisan dalam sewa menyewa tempat usaha. Jurnal Hukum & Keuangan Publik.

Widjaja, G. (2023). Hukum perjanjian: Prinsip, kaidah, dan praktik. RajaGrafindo Persada.

Widjaja, G. (2025). Analisis penegakan hukum administratif, perdata, dan pidana di Indonesia: Tinjauan literatur. Journal of Community Dedication, 4

Downloads

Published

2026-06-04

How to Cite

Agnes Carmelita Suwaris, Orpa Juliana Nubatonis, & Petornius Damat. (2026). Pelaksanaan Perjanjian Lisan Sewa Menyewa Tempat Usaha (Lapak) di Pasar Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Student Research Journal, 4(2), 197–210. https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v4i2.2521

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.