Penerapan Prinsip Good Governance dalam Sistem Informasi Aset Daerah di Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Kota Probolinggo

Authors

  • Yasmin Eka Febrianti Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Jawa Timur
  • Rosyidatuzzahro Anisykurlillah Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.55606/jass.v7i1.2246

Keywords:

BMD Management, Data Validity, Digital Aset Management, Good Governance, SIASAD

Abstract

Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Probolinggo City utilizes the Regional Asset Information Sistem (SIASAD) to record and report Regional Property (BMD) in real time. However, there is a discrepancy between the percentage of Regional Government Financial Reports (LKPD) that comply with regulations, which is 100%, and the percentage of BMD data validity, which fluctuates between 86.21% in 2021 and 82.14% in 2024, indicating that the system is not optimal and there is inconsistency in BMD data. This study aims to evaluate the implementation of SIASAD in BMD management at BAPPERIDA Probolinggo City, based on the principles of Good Governance. The research method applied is qualitative with a case study approach involving data collection techniques such as interviews, observations, and document studies. The results of the study reveal that SIASAD supports the application of Good Governance through the principles of participation, consensus orientation, accountability, transparency, responsiveness, effectiveness and efficiency, fairness and inclusiveness, and compliance with the law. From this study, it can be concluded that the implementation of SIASAD contributes significantly to transparent and accountable BMD governance in accordance with the principles of Good Governance, although improvements are still needed in terms of public accessibility.

References

Almahdali, H., Qomariyah, E., Paselle, E., Fadri, Z., Pradana, I. P. Y. B., Rustan, F. R., Yuherman, Hartoyo, & Suyatno. (2024). Reformasi birokrasi dalam administrasi publik (Tantangan dan peluang di era digital). Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.

Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Kota Probolinggo. (2025). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2025-2029 Kota Probolinggo.

Cahyaningrum, Y., & Sambharakreshna, Y. (2024). Optimalisasi pengelolaan aset berbasis web dalam peningkatan efisiensi dan keberlanjutan. 7, 1–. https://doi.org/10.31539/intecoms.v7i2.9864

Duriat, A., Arifin, R. K., & Ariffin, H. B. (2022). Pelayanan publik berbasis inovasi (E-Government) dalam menghadapi revolusi society 5.0 di Kota Bandung. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 9(2), 615–622.

Faisal, M., & Madani, M. (2025). Strategi pengelolaan aset daerah di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar. 6(5), 493–511.

Isma, Y. S., Kardiati, D., & Fadhillah, S. K. (2025). Transformasi digital sebagai instrumen untuk memperluas aksesibilitas layanan publik. 6(3). https://doi.org/10.55606/jass.v6i2.1904

Komara, S. R. (2025). Reformasi pengelolaan aset daerah melalui upaya digitalisasi di wilayah DKI Jakarta. JANE: Jurnal Administrasi Negara, 17(1), 172–178.

Lasiyono, U., & Alam, W. Y. (2024). Metode penelitian kualitatif. CV Mega Press Nusantara.

Nasution, M. I., & Nurwani. (2021). Pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 9(77). https://doi.org/10.29103/jak.v9i2.4577

Nurfadillah, A., Nursamir, & Mardiana. (2025). Penerapan E-Government pada sektor pelayanan publik (Studi kasus aplikasi OpenSID di Desa Tondowolio Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka). 1(1), 1–14. https://doi.org/10.69616/pb.v1i1.256

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah.

Presiden Republik Indonesia. (2003). Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government.

Purwanti, T. (2022). Transparansi pemerintahan desa dalam pengelolaan dana desa tahun 2018 (Studi kasus Desa Talang Kering Kecamatan Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara). Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 9(1), 133–142.

Rahayu, A. Y. S., & Juwono, V. (2024). Birokrasi dan governance (Teori, konsep, dan aplikasinya). Rajawali Pers.

Rivai, S. K., Gobel, L. Van, & Nggilu, R. (2025). Optimalisasi pengelolaan barang milik daerah dalam mewujudkan good governance di badan keuangan dan aset daerah kabupaten Gorontalo. 2(4), 975–983. https://doi.org/10.70248/jogapa.v2i4.2778

Saputra, Z. N., & Hamdani, A. (2024). Sistem informasi manajemen barang dan aset daerah Kabupaten Banyuwangi. 2, 273–281.

Setiabudhi, D. O. (2021). Pengelolaan aset pemerintah daerah dalam perspektif good governance. The Studies of Social Science, 1(1), 7–21. https://doi.org/10.35801/tsss.2019.1.1.25014

Walikota Probolinggo Provinsi Jawa Timur. (2019). Peraturan Walikota Probolinggo Nomor 94 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Aset Daerah.

Yap, N., Parso, Lestari, E., Soares, J., & Loe, D. B. (2025). Manajemen aset publik (Teori dan praktik pengelolaan aset sektor publik) (Solikhan, Ed.). PT. Global Teras Fana.

Zamdedy. (2024). Pengaruh pengelolaan barang milik daerah terhadap pengamanan aset daerah. Journal Syntax Idea, 6(04). https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v6i4.3152

Downloads

Published

2026-01-07

How to Cite

Yasmin Eka Febrianti, & Rosyidatuzzahro Anisykurlillah. (2026). Penerapan Prinsip Good Governance dalam Sistem Informasi Aset Daerah di Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Kota Probolinggo. JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE, 7(1), 314–332. https://doi.org/10.55606/jass.v7i1.2246

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.