Tanggung Jawab Negara dalam Perlindungan Tentara Nasional Indonesia yang Gugur Saat Perang di Negara Lain

Studi Kasus di Lebanon

Authors

  • Nazwa Salsa Nazifah Fakultas Hukum, Universitas Esa Unggul
  • Athina Kartika Sari Universitas Esa Unggul

DOI:

https://doi.org/10.55606/eksekusi.v4i4.2889

Keywords:

State Responsibility, TNI, UNIFIL, Legal Protection, Peacekeeping Mission

Abstract

This study analyzes the legal basis for sending TNI soldiers on peacekeeping missions and the state's responsibility towards soldiers who died while serving in other countries, following the death of four soldiers in the UNIFIL mission in 2026. This study applies a normative juridical method through a legislative, conceptual, and comparative approach. The formulation of the research problem: (1) what is the legal basis for sending soldiers on peacekeeping missions; and (2) what is the responsibility of the Indonesian state towards soldiers who died during war in other countries (case study in Lebanon). The existing findings describe that (1) the sending of TNI soldiers has a strong legal basis, both based on international law, namely the UN Charter, UN Security Council Resolution Number 1701 of 2006, and the Convention on the Safety of United Nations and Associated Personnel 1994, as well as national law, namely Law Number 34 of 2004 concerning the TNI and Presidential Regulation Number 86 of 2015, although compensation arrangements are still scattered across various regulations at different levels and have not been coordinated with UN compensation scheme; and (2) the state's responsibility for soldiers who died in is a consequence of the state's obligation to protect officials carrying out official duties, which requires the fulfillment of the economic and social rights of soldiers' families through compensation, pensions, and other compensation, accompanied by transparent investigations to ensure accountability. Therefore, it is necessary to strengthen national regulations that specifically regulate legal protection, compensation, and welfare guarantees for TNI soldiers and their families, as well as strengthen accountability mechanisms for those responsible for attacks on UN peacekeeping personnel.

References

Abdul, Z., et al. (n.d.). Pertanggungjawaban NATO terhadap pelanggaran kewajiban internasional menurut hukum internasional.

Adham Pradhana, M., et al. (2023). Implementasi peran serta Indonesia dalam perdamaian dunia dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1). https://doi.org/10.14203/jpp.v17i2.898

Aji Cahyono. (2026, April 5). Peringatan di balik gugurnya prajurit TNI anggota UNIFIL di Lebanon. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/opini/20260405045651-14-723920/peringatan-di-balik-gugurnya-prajurit-tni-anggota-unifil-di-lebanon

Awoah, A. E. (n.d.). 151248-ID-perlindungan-terhadap-korban-perang-dala.

BBC News. (2026, April). Tembakan tank Israel penyebab seorang prajurit TNI di Lebanon meninggal, kata PBB. BBC News Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/articles/clyegg94000o

Chadhafi, M. I. (2023). Peran Indonesia dalam Maritime Task Force UNIFIL (Satgas Maritim PBB di Lebanon). Jejak Pustaka.

Hidayat, S., et al. (2016). Operasi pemeliharaan perdamaian dalam pendekatan keamanan Aberystwyth/Wales School [Peacekeeping operations in Aberystwyth/Wales School security approach]. Jurnal Pertahanan, 6(2).

Hutabarat, L. F., & Kementerian Luar Negeri. (2016). Diplomasi Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB [Indonesian diplomacy in the United Nations peacekeeping missions]. Jurnal Pertahanan, 6(2). http://www.un.org/en/pe

Hutabarat, L. F., et al. (n.d.). Kerangka konseptual kontribusi pada pasukan penjaga perdamaian PBB: Studi kasus Indonesia. http://www.un.org/en/peacekeeping/missions/un

Jayanti, H. D. (2026, March 31). Prajurit TNI gugur di Lebanon, serangan ke markas UNIFIL langgar hukum internasional. Hukumonline. https://www.hukumonline.com/berita/a/prajurit-tni-gugur-di-lebanon--serangan-ke-markas-unifil-langgar-hukum-internasional-lt69cb554c8a6c9/

Khaeron, R. A. (2026, April 8). Prajurit gugur saat misi UNIFIL, ini tugas dan sejarah TNI di Lebanon. Metro TV News. https://www.metrotvnews.com/read/KZmCQJxZ

Kusuma, S., & Harisman, H. (n.d.). Perlindungan hukum bagi peserta misi khusus PBB terkait dengan kematian dalam pelaksanaan tugas (Studi kasus Pasukan Garuda Lebanon 2022). https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i3

Lestari, K. A. Y. (2021). Peran organisasi internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai subjek hukum organisasi internasional dalam mewujudkan perdamaian dunia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(3).

Lubis, A. F. (2021). Perjalanan panjang TNI dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari ancaman terorisme (Memandang terorisme dari sudut pandang ancaman kedaulatan negara). CV Penerbit Qiara Media.

Maksufah, E. W., & Susanti, R. (n.d.). Analisis yuridis pelaksanaan. Collegium Studiosum Journal, 7(2), 439–448.

Mawene, M. J., et al. (2025). Dilema hukum humaniter dan peran hukum militer dalam menjaga kedaulatan negara serta melindungi warga sipil. Media Hukum Indonesia (MHI), 3(2), 701–714. https://doi.org/10.5281/zenodo.15783168

Mayaut, F., et al. (2022). Perlindungan hukum internasional bagi pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa. TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum, 2(10), 1004. https://doi.org/10.47268/tatohi.v2i10.1440

Prihandono, I. (2024). Korporasi multinasional sebagai subjek hukum internasional terbatas. Airlangga University Press.

Putra, I., & Lubis, A. F. (n.d.). Pemberian bantuan hukum bagi prajurit TNI dan PNS TNI sebagai implementasi nilai-nilai hak asasi manusia.

Sari, I. (n.d.). 766-File utama naskah-1497-1-10-20211025.

Surwandono, S., & Nugroho, A. (2023). Mengevaluasi kebijakan diplomasi perlindungan WNI melalui paradigma “duty of care” [Evaluating Indonesia’s diplomacy policy for the protection of Indonesian citizens abroad through the “duty of care” paradigm]. Jurnal Politica: Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri dan Hubungan Internasional, 13(2), 260–275. https://doi.org/10.22212/jp.v13i2.3499

Suryokumoro, H., et al. (2020). Hukum humaniter internasional: Kajian norma dan kasus. UB Press.

United Nations. (1994). Convention on the safety of United Nations and associated personnel. https://www.un.org/law/cod/safety.htm

Veriandy, M. V., et al. (2024). Penyerangan terhadap pasukan UNIFIL oleh Israel dalam perspektif hukum internasional. Neoclassical Legal Review: Journal of Law and Contemporary Issues, 3(2), 56–64. https://doi.org/10.32734/nlrjolci.v3i2.18676

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Nazwa Salsa Nazifah, & Athina Kartika Sari. (2026). Tanggung Jawab Negara dalam Perlindungan Tentara Nasional Indonesia yang Gugur Saat Perang di Negara Lain: Studi Kasus di Lebanon. Eksekusi : Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi Negara, 4(4), 382–396. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v4i4.2889

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.