Implementasi Tata Ruang dalam Perlindungan Hukum Bagi Lahan Lp2b Akibat Minimnya Partisipasi Publik

Authors

  • Aslan Noor Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Yosanda Syahwa Septyani Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Salsabila Rahma Dina Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Naeshyla Hanuna Wasito Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.55606/birokrasi.v3i4.2664

Keywords:

Karawang Regency, Public Participation, Regional Regulation, Regional Spatial Planning (RTRW), Spatial Planning

Abstract

Public participation is a fundamental principle in democratic governance, including the formulation and implementation of Regional Spatial Planning Regulations (RTRW). Community involvement is essential to ensure that spatial planning policies accommodate public interests, support sustainable development, and prevent conflicts in land use. This study aims to analyze the regulation and implementation of public participation in the formulation and implementation of the Regional Spatial Planning Regulation of Karawang Regency. The research employs an empirical juridical method using statutory and conceptual approaches. Data were collected through literature studies and interviews with the Regional Public Works and Spatial Planning Office of Karawang Regency and analyzed qualitatively. The findings indicate that public participation has been accommodated through various consultation mechanisms and public aspirations channels as stipulated by relevant laws and regulations. However, its effectiveness still faces challenges, particularly in optimizing community involvement throughout the spatial planning process. Therefore, strengthening a more inclusive, transparent, and sustainable public participation mechanism is necessary to support effective spatial governance and ensure that spatial planning policies align with public interests.

References

Abdullah, A. (2010). Desentralisasi dan undang-undang otonomi daerah di era reformasi. Jurnal Hukum, 3(1), 25. https://journal.uii.ac.id/IustumQuia/article/view/3891

Ame, J. R. (2024). Analisis kritis peran rencana tata ruang wilayah (RTRW) sebagai instrumen perlindungan lingkungan hidup. JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum, 9(1).

Cahya, A. D. (n.d.). Asas pembentukan peraturan perundang-undangan: Norma ideal dan realitas praktik di Indonesia. Constituer: Jurnal Hukum Ketatanegaraan, 16–29. https://journal.fhukum.uniku.ac.id/constituer/article/view/1244/157

Dianisa, T. R., & Suprobowati, G. D. (2022). Penerapan teori legislasi dalam pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Souvereignty: Jurnal Demokrasi dan Ketahanan Nasional, 1(2), 298–304. https://journal.uns.ac.id/index.php/sovereignty/article/view/191/153

Erin, F. (2023). Perlindungan hukum terkait pembayaran upah yang mengalami penundaan terhadap tenaga kerja asing di PT. Rana Global Cikarang Kabupaten Bekasi dalam perspektif hukum ketenagakerjaan (Skripsi S1, Universitas Pasundan). https://repository.unpas.ac.id/65080/

Hermanto, B. (2023). Dinamika partisipasi publik dalam mewujudkan legislasi yang partisipatoris: Kajian Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 27/PUU-VII/2009 dan 91/PUU-XVIII/2020. Jurnal Yudisial, 16(2), 205–231. https://doi.org/10.29123/jy/v16i2.668

Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725.

Indrati, M. F. (2005). Proses pembentukan peraturan perundang-undangan pasca amandemen UUD 1945. Majalah Hukum Nasional, (1), 98. https://mhn.bphn.go.id/index.php/MHN/article/view/100

Indrati, M. F., Sikumbang, S. M., Sjarif, F. A., & Salampessy, M. Y. (2016). HKUM4404 teori perundang-undangan. Universitas Terbuka.

Istiqamah, H., Yanlua, S. Z., & Yanlua, M. A. (2024). Konsep negara hukum rechtsstaat dan rule of law. Jurnal Al-Muqaranah: Jurnal Hukum dan Pemikiran Islam, 3(1), 9–18. https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/am

Jamri, & Muhsin. (n.d.). Pengujian peraturan perundang-undangan menurut Undang-Undang Dasar 1945. Selodang Mayang, 215–221. https://ojs.selodangmayang.com/index.php/bappeda/article/view/352/248

Limbach, J. (2001). The concept of the supremacy of the constitution. The Modern Law Review, 64(1), 3. https://doi.org/10.1111/1468-2230.00305

Nugraha, M. (2016). Partisipasi masyarakat dalam pembentukan peraturan daerah. Yustisi, 3(1).

Panjaitan, S. P. (2010). Jaminan perlindungan konstitusional hak tiap orang untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. Jurnal Simbur Cahaya, 15(42), 1957–1958. https://ejournal.fh.unsri.ac.id/index.php/simburcahaya/article/view/166

Pontowulaeng, M., Sumakul, T. F., & Paransi, E. N. (2021). Upaya administratif dalam penyelesaian sengketa tata usaha negara menurut Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan. Lex Administratum, 9(6), 167–177. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/administratum/article/download/34409/32335

Purba, H. (2008). Sinkronisasi dan harmonisasi sistem hukum nasional bidang pertambangan, kehutanan, pertanahan dan lingkungan hidup. Jurnal Hukum Equality, 13(2), 171.

Rawung, S., Palilingan, T. N., & Lowing, N. (n.d.). Pengujian peraturan perundang-undangan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia. Lex Administratum, 1–10. https://ejournal.unsrat.ac.id/v2/index.php/administratum/article/download/44255/38543

RS, I. R. (2011). Relevansi partisipasi masyarakat dalam perancangan pembentukan peraturan perundang-undangan yang responsif. Jurnal Simbur Cahaya, 16(44), 2327. https://ejournal.fh.unsri.ac.id/index.php/simburcahaya/article/view/174

Seta, S. T. (2020). Hak masyarakat dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. Jurnal Legislasi Indonesia, 17(2).

Sofwan. (2022). Urgensi partisipasi publik dalam pembentukan peraturan daerah. Jatiswara, 37(1).

Suparto. (2021). Problematika pengujian peraturan perundang-undangan di Mahkamah Agung (Kajian terhadap Putusan Mahkamah Agung No. 65 P/HUM/2018). SASI, 27(1), 61–72. https://doi.org/10.47268/sasi.v27i1.417

Syaifuddin, M., Zuhir, M. A., & Yahanan, A. (2009). Demokratisasi produk hukum ekonomi daerah (Pembentukan peraturan daerah demokratis di bidang ekonomi di kabupaten/kota). Tunggal Mandiri Publishing.

Tjandra, W. R., & Sudarsono, K. B. (2009). Legislative drafting: Teori dan teknik pembuatan peraturan daerah. Universitas Atma Jaya.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Aslan Noor, Yosanda Syahwa Septyani, Salsabila Rahma Dina, & Naeshyla Hanuna Wasito. (2025). Implementasi Tata Ruang dalam Perlindungan Hukum Bagi Lahan Lp2b Akibat Minimnya Partisipasi Publik. Birokrasi: JURNAL ILMU HUKUM DAN TATA NEGARA, 3(4), 01–15. https://doi.org/10.55606/birokrasi.v3i4.2664

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.