Penguasaan Hak Atas Tanah Berdasarkan Perjanjian Nominee dalam Investasi Asing di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.55606/birokrasi.v4i1.2540Keywords:
Agrarian Law, Foreign Nationals, Land Rights, Legal Certainty, Nominee AgreementsAbstract
This study aims to analyze the legal provisions on land rights for foreign nationals in the Indonesian land law system and to examine the validity and legal consequences of nominee agreements in the control of land rights by foreign investors. The background of this study is based on the practice of using nominee agreements (borrowing names) by foreign nationals to control land in Indonesia, which legally contradicts the provisions of the Basic Agrarian Law (UUPA) which prohibits ownership of land rights by foreign parties. This study uses a normative legal research method with a legislative approach and a conceptual approach. The legal sources used include primary, secondary, and tertiary legal materials that are analyzed qualitatively. The results of the study indicate that the regulation of land rights for foreign nationals in the Indonesian legal system is limited to use rights, lease rights, or through certain legal entities such as Foreign Investment Limited Liability Companies (PT PMA). Meanwhile, the practice of nominee agreements is a form of legal smuggling that contradicts the basic principles of national agrarian law, so that the agreement can be declared null and void. In addition, this practice creates legal uncertainty and has the potential to harm the state and society because it obscures the status of land ownership. In conclusion, firm law enforcement and regulatory harmonization between agrarian and investment law are needed to ensure legal certainty and safeguard state sovereignty over land, without hindering foreign investment in Indonesia.
References
Achmad Ali. (2002). Menguak tabir hukum: Suatu kajian filosofis dan sosiologis. Toko Gunung Agung.
Arba, H. M. (2019). Hukum agraria Indonesia (Edisi 1, Cetakan 6). Sinar Grafika.
Bachtiar, E. (1983). Pendaftaran tanah di Indonesia dan peraturan-peraturan pelaksanaannya. Alumni.
Boedi Harsono. (2005). Hukum agraria Indonesia: Sejarah pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, isi, dan pelaksanaannya. Djambatan.
Effendie, B. (1983). Pendaftaran tanah di Indonesia dan peraturan-peraturan pelaksanaannya. Alumni.
Fuady, M. (1997). Hukum bisnis dalam teori dan praktik: Buku keempat. PT Citra Aditya Bakti.
Gautama, S. (2001). Pengantar hukum perdata internasional Indonesia (Cetakan ke-3). Putra Abardin.
Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat Indonesia. PT Bina Ilmu.
Irawan, W., Nasseri, J., & Marniati, S. F. (2024). Kepastian hukum akta perjanjian pinjam nama (nominee) oleh warga negara asing (WNA) dalam jual beli tanah menurut Undang-Undang Pokok Agraria. Jurnal Riset Ilmiah, 3(6), 2629–2637. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i6.2883
Jastrawan, I D. A. D., & Suyatna, I N. (2019). Keabsahan perjanjian pinjam nama (nominee) oleh warga negara asing dalam penguasaan hak milik atas tanah di Indonesia. Journal Ilmu Hukum, 7(12), 1–13. https://doi.org/10.24843/KM.2019.v07.i02.p13
Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Republik Indonesia. (1960). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Lembaran Negara RI Tahun 1960 No. 104, Tambahan Lembaran Negara No. 2043.
Republik Indonesia. (1996). Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan, dan Hak Pakai Atas Tanah.
Republik Indonesia. (1997). Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.
Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Lembaran Negara RI Tahun 2007 No. 67, Tambahan Lembaran Negara No. 4724.
Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Lembaran Negara RI Tahun 2007 No. 106, Tambahan Lembaran Negara No. 4756.
Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nomor 18 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penetapan Hak Pengelolaan dan Hak Atas Tanah.
Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah.
Sidik Suraputra, D. (2002). ICSID dan MIGA: Lembaga internasional untuk meningkatkan arus penanaman modal. Dalam Tim Pakar Hukum Depkeh dan HAM RI, Gagasan dan pemikiran tentang pembaharuan hukum nasional. Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Birokrasi: JURNAL ILMU HUKUM DAN TATA NEGARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






