Implementasi Kebebasan Beragama di Tanggerang terhadap Etnis Umat Beragama Kristen
DOI:
https://doi.org/10.55606/birokrasi.v4i2.2371Keywords:
Constitutional Rights, Discrimination, Religious Tolerance, Religious Freedom, State Administrative LawAbstract
This study examines the implementation of religious freedom in Indonesia, focusing on the case of the sealing of the POUK Tesalonika House of Prayer in Teluknaga, Tangerang Regency, in April 2026. This incident reflects the tension between administrative regulations, specifically the Building Permit, and the constitutional right to freedom of religion as guaranteed in Article 28E and Article 29(2) of the Constitution of the Republic of Indonesia. This study employs a normative legal method with legislative,conceptual, and case-based approaches. The analysis reveals that the sealing action fails to meet the principle of proportionality in administrative law, and results in legal discrimination that contradicts the principle of equality before the law and the spirit of Pancasila. These findings affirm that the right to worship is a non-derogable right that cannot be diminished by technical permitting regulations. Therefore, the state must prioritize a facilitative and protective approach in regulating places of worship, to guarantee freedom of religion and uphold Indonesia’s integrity as a democratic and tolerant rule of law state.
References
Al’anam, M. (2025). Konsep BUMN sebagai objek sengketa administrasi pemerintahan (Paradigma baru pasca UU No. 30 Tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan dan telaah kritis terhadap RUU BUMN). Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik, 2(2), 1–20. https://doi.org/10.62383/demokrasi.v2i2.837
Artana, D. M. Y. D., & Ariestu, I. P. D. (2025). Peran hukum organisasi internasional melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengatasi kejahatan perang dalam konflik bersenjata antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(6), 302–313. https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i6.1400
Duda, L. M., Ishak, R., & Moonti, R. M. (2025). Perlindungan hak asasi manusia dalam hukum tata negara Indonesia. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 2(3), 140–151. https://doi.org/10.62383/amandemen.v2i3.1028
Endri. (2014). Implementasi pengaturan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia. Jurnal Selat, 2(1), 182–.
Farahma, F. S., & Adzkiyak, A. (2026). Sejarah diskriminasi dan ketidakadilan di Amerika. Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik, 3(1), 52–66. https://doi.org/10.62383/demokrasi.v3i1.1508
Hubisintek. (2021). Diskriminasi dalam perspektif sosial dan hukum.
Interaksi Online. (2022). Komunikasi antar budaya dalam konflik agama. Universitas Diponegoro.
Jufri, M. (2017). Pembatasan terhadap hak dan kebebasan beragama di Indonesia. ResearchGate. https://doi.org/10.17977/um019v1i12016p040
Kayyirah, N. A., Sari, D. A., Rahman, N. A.-F., & Kurniati, K. (2026). Konsep hak asasi manusia dalam pemikiran hukum Islam modern: Telaah pemikiran Abdullahi Ahmed An-Na’im. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 3(1), 23–32. https://doi.org/10.62383/amandemen.v3i1.1500
Kompas. (2026, April 5). Kronologi polemik rumah doa POUK Tesalonika di Tangerang yang disegel. https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/05/21380511
Muharam, R. (2020). Membangun toleransi umat beragama di Indonesia berdasarkan konsep Deklarasi Kairo. https://doi.org/10.30641/ham.2020.11.269-283
Poto, H. S., Jacob, A. R. P., & Muskanan, F. W. (2025). Konflik perebutan sumber daya alam: Studi kasus perebutan lahan antar pemerintah desa dan pemilik lahan di Pantai Uinian. Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 2(3), 25–36. https://doi.org/10.62383/terang.v2i3.1277
Syahputra, R. R. (2024). Peran teknologi know your customer (KYC) dalam meningkatkan ketahanan nasional: Aspek keamanan dan hak asasi manusia. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 2(1), 77–84. https://doi.org/10.62383/amandemen.v2i1.700
Tsaqifah, H. A., Batullatifah, S. A., Mukhbita, C. A., & Putri, T. A. K. (2025). Pemikiran Ahmad Muhammad Mustain Nasoha tentang hak asasi manusia (HAM), kewarganegaraan dan negara hukum demokratis: Suatu analisis teoritis. Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia, 2(4), 101–123. https://doi.org/10.62383/aktivisme.v2i4.1347
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. (2002).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. (2014).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. (1999).
Unnes Book Chapter. (2021). Perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.
Verfassung Journal. (2022). Hak asasi manusia dan kebebasan beragama dalam perspektif konstitusi.
Wiraraja Law Journal. (2023). Equality before the law dalam praktik peradilan di Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Birokrasi: JURNAL ILMU HUKUM DAN TATA NEGARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







