Efektivitas Pelaksanaan Fungsi Pengawasan Keimigrasian Terhadap Pelanggaran Izin Tinggal Overstay di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Kupang
DOI:
https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v4i3.2626Keywords:
Foreign Nationals, Immigration, Immigration Supervision, Overstay, Supervision EffectivenessAbstract
The high level of international mobility has influenced the influx of foreign nationals into Indonesia, particularly in East Nusa Tenggara Province, which has significant potential as a tourist destination and occupies a strategic position as a border region. This condition has the potential to give rise to various immigration violations, one of which is Overstay, namely the presence of foreign nationals who remain in Indonesia beyond the period permitted by their stay permits. This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of immigration supervisory functions in addressing Overstay violations at the Class I Immigration Office with Immigration Checkpoint (TPI) Kupang and to identify the factors affecting its effectiveness. This study employs an empirical juridical method with a descriptive approach. Data were collected through interviews with immigration officers, field observations, and document studies. The collected data were analyzed qualitatively by relating statutory regulations to facts found in the field. The results indicate that the implementation of immigration supervision has been carried out in accordance with the applicable immigration laws and regulations, which include: (1) administrative supervision; (2) field operational supervision through intelligence operations, independent operations, cooperation with related agencies, and community participation; and (3) the imposition of sanctions on violators. However, the implementation of immigration supervision has not been fully effective, as Overstay violations are still found within the jurisdiction of the Class I Immigration Office with Immigration Checkpoint (TPI) Kupang. Factors influencing the effectiveness of immigration supervision include legal factors, law enforcement officers, facilities and infrastructure, and community culture.
References
Amelia Paramitha, A., dkk. (2023). Hukum administrasi negara. Sada Kurnia Pustaka.
Hadjon, P. M. (1996). Penegakan hukum administrasi dalam pengelolaan lingkungan hidup. Citra Aditya Bakti.
Hadjon, P. M. (2007). Perlindungan hukum bagi rakyat Indonesia (Edisi Khusus). Peradaban.
Hamidi, J., & Christian, C. (2015). Hukum keimigrasian bagi orang asing di Indonesia. Sinar Grafika.
Isharyanto. (2015). Hukum kewarganegaraan Republik Indonesia. CV Absolute Media.
Mulyadi, B. (2025). Hukum perizinan. PT Adab Indonesia.
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengawasan Keimigrasian. (2017). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 641.
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2022 tentang Intelijen Keimigrasian. (2022). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 165.
Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pengawasan Keimigrasian dan Tindakan Administratif Keimigrasian. (2025). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2025 Nomor 155.
Pujonggo, S. (2022). Penegakan hukum atas tindakan administrasi dalam pemberian izin tinggal kunjungan WNA terhadap PNBP di bidang keimigrasian. Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian, 5(2), 41–58. https://doi.org/10.52617/jikk.v5i2.367
Ramadhani, R. (2025). Pengawasan pada warga negara asing pada penyalahgunaan visa sesuai Pasal 38 tentang keimigrasian (Skripsi). UIN Jember.
Ramzy, I. M. (2023). Sanksi pidana terhadap warga negara asing pelaku penyalahgunaan izin tinggal. Jurnal Hukum, 3(2), 451–461. https://doi.org/10.35316/hukmy.2023.v3i2.451-461
Ridwan HR. (2013). Hukum administrasi negara. Rajawali Pers.
Salim, S. (2023). Peran intelijen serta penindakan keimigrasian pada pengawasan bagi warga negara asing yang melaksanakan tindak pidana pemalsuan identitas (Studi pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandarlampung) (Skripsi). Universitas Lampung.
Santiago, F., & Asnawi, N. (2024). Pengantar teori hukum. Kencana.
Sawir, M. (2020). Birokrasi pelayanan publik: Konsep, teori dan aplikasi. CV Budi Utama.
Soekanto, S. (2007). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. PT RajaGrafindo Persada.
Suci, D. N. (2023). Analisis yuridis dampak overkriminalisasi pada penegakan hukum keimigrasian. Jurnal Hukum dan Hukum Islam, 10(3), 332–340.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Supramono, G. (2012). Hukum orang asing di Indonesia. Sinar Grafika.
Suyanto. (2022). Metode penelitian hukum: Pengantar penelitian hukum normatif, empiris dan gabungan. Unigres Press.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. (2011). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 52, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5216.
Wijayanti, H. (2011). Hukum kewarganegaraan dan keimigrasian. Bayumedia Publishing.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Student Research Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






